Loading…
Penyakit A-Z

Vertigo

Untuk menegakkan diagnosis vertigo, dokter Anda mungkin akan menanyakan beberapa pertanyaan seperti:

  • Karakteristik vertigo yang dialami, seperti perasaan melayang, bergoyang, berputar, atau perasaan seperti naik perahu.
  • Apakah vertigo terjadi secara mendadak atau perlahan-lahan dan semakin memburuk.
  • Apakah disertai dengan gangguan pendengaran, rasa mendengung, dan sebagainya.
  • Riwayat penggunaan obat-obatan, seperti: streptomisin, kanamisin, salisilat, obat anti malaria, dan obat lain yang dapat menyebabkan kerusakan organ dalam telinga.
  • Riwayat penyakit lain yang diderita pasien, seperti: anemia, tekanan darah tinggi, atau penyakit paru.

Setelah mendapatkan informasi yang cukup mengenai keluhan pasien, dokter akan melakukan pemeriksaan fisik untuk menentukan penyebab vertigo dan menyingkirkan kemungkinan penyakit yang lebih serius. Apabila dengan anamnesis dan pemeriksaan fisik dokter masih belum dapat menegakkan penyebab vertigo yang dialami pasien, maka pemeriksaan penunjang dapat dilakukan.

  1. Elektonistagmografi (ENG) atau videonistagmografi (VNG) untuk mendeteksi gerakan mata yang abnormal dan untuk mengetahui ada tidaknya kelainan pada telinga dalam.
  2. Magnetic Resonance Imaging (MRI) untuk mengetahui ada tidaknya kelainan di otak sebagai penyebab vertigo.

 

Sumber: