Loading…
Penyakit A-Z

Usus Buntu

Tidak ada metode yang akurat untuk mengetahui bagaimana mencegah radang usus buntu. Namun, Anda dapat mengurangi risiko kematian akibat usus buntu dengan memahami gejala umum dari kondisi tersebut, untuk mendapatkan pengobatan yang tepat sebelum berkembang menjadi keadaan yang lebih parah. Ada beberapa tindakan pencegahan yang disarankan walaupun tidak ada cara standar untuk mencegah radang usus buntu dari terjadi.

  • Mengonsumsi makanan yang kaya serat. Terdapat korelasi yang tinggi antara usus buntu dan diet rendah serat. Diet serat terdiri dari buah-buahan, sayuran, biji-bijian, roti gandum, wortel, mentimun, zucchini, dan seledri. Jaga gaya hidup sehat yang mengutamakan asupan-asupan bergizi dan seimbang, serta cukupi hidrasi tubuh agar terbantu untuk mencegah diri dari radang usus buntu.
  • Pelajari dan kenali apa saja gejala khas penyakit usus buntu. Ukuran yang paling efektif untuk mencegah radang usus buntu berkembang ke kondisi yang lebih parah adalah dengan mengenali tanda-tanda awal yang umum terjadi pada radang usus buntu. Gejala-gejala tersebut termasuk nyeri perut dari pusar ke bawah ke sisi kanan bawah perut (terasa sangat sakit biasanya di bagian perut kanan bawah), terasa mual dan ingin muntah, kehilangan nafsu makan, perut membengkak bengkak, demam, dan sembelit. Segera periksakan diri ke dokter bila terjadi gejala-gejala demikian agar kondisi tidak semakin parah.
  • Konsumsi suplemen yang akan menjaga daya tahan tubuh yang kuat terhadap infeksi. Terlebih bila Anda kurang mampu menjaga keseimbangan gizi makanan harian. ¬†Beta karoten, vitamin C, dan seng dapat meningkatkan kekebalan tubuh saat koenzim A membantu proses tubuh untuk detoksifikasi.

Sumber: