Loading…
Penyakit A-Z

Sakit Tenggorokan

Walaupun sakit tenggorokan umumnya dapat reda tanpa perawatan khusus, tetapi tetap dibutuhkan penanganan untuk meringankan gejala dan mendeteksi kemungkinan penyakit lebih serius.

Penanganan sakit tenggorokan sangat bergantung pada penyebab dan tingkat keparahan gejalanya. Untuk meredakan demam dan nyeri akibat sakit tenggorokan yang tidak nyaman, pasien dapat mengonsumsi parasetamol atau ibuprofen. Jangan lupa baca efek samping dan petunjuk penggunaan, serta hindari konsumsi dalam jangka panjang. Sementara aspirin sebaiknya tidak diberikan pada anak dan remaja karena berisiko menyebabkan sindrom Reye’s yang dapat berakibat fatal.

Dokter akan meresepkan antibiotik jika sakit tenggorokan disebabkan oleh infeksi bakteri. Dalam mengonsumsi antibiotik meski gejala sakit tenggorokan sudah reda, antibiotik ini wajib dihabiskan untuk memastikan bahwa infeksi telah ditangani secara tuntas dan mengurangi resistensi terhadap antibiotik di kemudian hari.

Konsultasikan lebih dulu ke dokter jika ingin meredakan sakit tenggorokan dengan obat herbal. Selain dapat berinteraksi dengan obat yang telah diresepkan, obat herbal bisa jadi tidak aman jika dikonsumsi orang yang sedang mengalami gangguan kesehatan tertentu, anak-anak, ataupun ibu hamil.

 

PENGOBATAN MANDIRI

Apapun penyebab dan obat yang diberikan, ada hal yang secara umum sebaiknya dilakukan untuk meredakan gejala sakit tenggorokan antara lain:

  • Mengonsumsi cukup air mineral untuk mencegah dehidrasi dan melembabkan tenggorokan. Jangan minum air yang terlalu panas. Hindari konsumsi minuman keras, soda, serta minuman berkafein (seperti kopi dan teh) karena dapat menyebabkan dehidrasi.
  • Beristirahat dengan cukup, terutama istirahatkan suara.
  • Berkumurlah dengan air garam hangat yang dapat dibuat sendiri dengan mencampurkan setengah atau seperempat sendok teh garam dengan secangkir air hangat.
  • Hindari makanan pedas dan gorengan. Sebaliknya, konsumsi makanan dan minuman yang menenangkan tenggorokan seperti air hangat dan madu.
  • Konsumsi permen pelega tenggorokan, jika dirasa membantu. Pastikan permen tidak mengandung gula (sugar free).
  • Hindari sumber penyebab iritasi seperti asap rokok.
  • Jika perlu, tempatkan handuk basah pada pendingin ruangan untuk melembabkan udara.

 

Dengan beristirahat cukup dan penanganan yang baik, sakit tenggorokan dapat sembuh dengan aman tanpa menimbulkan komplikasi.