Loading…
Penyakit A-Z

Sakit Tenggorokan

Secara umum, mencegah sakit tenggorokan dapat dilakukan dengan menerapkan gaya hidup bersih dan sehat.

Sakit tenggorokan akibat infeksi virus dan bakteri dapat menyebar dengan mudah. Cara-cara sederhana berikut ini dapat melindungi diri Anda dan mengurangi risiko untuk mengalami sakit tenggorokan:

  • Cuci tangan secara teratur, terutama sebelum makan, setelah buang air, dan setelah bersin atau batuk. Jika tidak ada air dan sabun, gunakan pembersih tangan yang mengandung alkohol.
  • Segera buang tisu yang Anda pakai untuk bersin dan batuk.
  • Saat bersin atau batuk, sebisa mungkin tutup bukan dengan telapak tangan, tetapi dengan lengan bagian atas. Hal ini dapat mencegah penularan kepada orang lain saat menjabat tangan Anda.
  • Bersihkan remote TV, telepon, gagang pintu lemari pendingin, dan sarana apapun yang sering digunakan bersama.
  • Hindari kontak dengan orang sakit.
  • Hindari penggunaan alat makan dan minum secara bersamaan dengan orang lain.

 

Selain itu sakit tenggorokan dapat disebabkan oleh faktor lingkungan. Untuk mencegahnya, waspadai dan lindungi diri dari berbagai hal yang dapat memicu sakit tenggorokan, seperti di bawah ini.

  • Asap rokok. Merokok dan menghirup asap rokok dapat menyebabkan iritasi tenggorokan sekaligus meningkatkan risiko kanker mulut dan tenggorokan.
  • Debu, bulu hewan, ataupun hal lain dapat menyebabkan reaksi alergi yang juga menimbulkan gejala sakit tenggorokan.
  • Infeksi sinus kronik dapat menyebabkan sakit tenggorokan.
  • Paparan terhadap bahan kimia tertentu seperti produk pembersih juga dapat menimbulkan iritasi tenggorokan.

 

Anak-anak adalah kelompok usia yang termasuk lebih berisiko tertular sakit tenggorokan akibat infeksi virus dan bakteri. Ajari anak Anda untuk mencuci tangan secara teratur dan beristirahat saat sedang sakit tenggorokan agar tidak menulari anak yang lainnya.