Loading…
Penyakit A-Z

Sakit Tenggorokan

Gejala sakit tenggorokan dapat berbeda-beda sesuai penyebab yang melatarbelakanginya.

Meski dapat beragam, tetapi sakit tenggorokan umumnya ditandai oleh gejala berikut.

  • Rasa sakit saat menelan makanan atau bicara.
  • Suara serak.
  • Rasa gatal atau nyeri di tenggorokan.
  • Pembengkakan dan rasa nyeri pada kelenjar yang terletak di sekitar rahang atau leher.
  • Amandel (tonsil) tampak bengkak dan kemerahan, dapat disertai bercak merah atau nanah.

Selain itu, infeksi yang menyebabkan sakit tenggorokan dapat memunculkan gejala-gejala lain seperti: batuk, demam,  pilek, sakit kepala, badan terasa nyeri, mual dan muntah.

Walaupun sakit tenggorokan umumnya dapat reda dengan sendirinya, tetapi dalam kasus tertentu pasien harus segera dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) jika mengalami gejala sulit bernapas, ataupun suara napas yang tidak normal. Selain itu pasien perlu memeriksakan diri ke dokter jika berada dalam situasi atau diiringi gejala di bawah ini:

  • Sakit tenggorokan tidak kunjung sembuh lebih dari sepekan.
  • Rasa sakit pada tenggorokan membuat pasien sulit membuka mulut.
  • Terdapat ruam kemerahan pada tubuh.
  • Sakit telinga.
  • Nyeri sendi.
  • Demam lebih dari 38,3 °C.
  • Tampak adanya benjolan pada leher.
  • Adanya darah pada dahak ataupun air liur.
  • Sakit tenggorokan yang terjadi berulang kali.
  • Suara serak lebih dari dua minggu.

 

Penyakit ini sangat umum dan dapat dialami segala usia. Tetapi kondisi ini dapat lebih berisiko jika dialami beberapa kelompok tertentu seperti: perokok, anak-anak, pengidap alergi, ataupun orang yang mengalami kelemahan sistem kekebalan tubuh. Selain itu orang-orang yang sering berada dalam ruangan tertutup yang sama dengan penderita berisiko mengalami penyakit saluran pernapasan atas yang menjadi awal sakit tenggorokan.

 

KAPAN HARUS KE DOKTER

Konsultasikan segera anak Anda ke Dokter Umum atau Dokter Spesialis Anak jika nyeri tenggorokannya tidak membaik setelah diberi air minum pertama di pagi hari. Segera bawa ke UGD jika anak Anda memiliki gejala berikut:

  • Sulit bernapas
  • Sulit menelan
  • Mengeces yang tidak biasanya, yang dapat menunjukkan kesulitan makan

 

Pasien dewasa harus segera dibawa ke Unit Gawat Darurat (UGD) jika mengalami gejala sulit bernapas, ataupun suara napas yang tidak normal. Selain itu pasien perlu memeriksakan diri ke dokter jika berada dalam situasi atau diiringi gejala di bawah ini:

  • Sakit tenggorokan tidak kunjung sembuh lebih dari sepekan.
  • Rasa sakit pada tenggorokan membuat pasien sulit membuka mulut.
  • Terdapat ruam kemerahan pada tubuh.
  • Sakit telinga.
  • Nyeri sendi.
  • Demam lebih dari 38,3 °C.
  • Tampak adanya benjolan pada leher.
  • Adanya darah pada dahak ataupun air liur.
  • Sakit tenggorokan yang terjadi berulang kali.
  • Suara serak lebih dari dua minggu.