Loading…
Penyakit A-Z

Rubella

Rubella disebabkan oleh penularan virus pada pengidap ke orang lain. Virus ini dapat menular saat seseorang yang terinfeksi sedang batuk, bersin, atau bicara. Cairan dari rongga hidung atau tenggorokan orang yang terinfeksi dapat menyebar ke udara dan dihirup orang lain.

Virus yang sering diidap orang yang belum mendapat imunisasi MMR ini dapat juga menular melalui kontak langsung orang yang terjangkit dengan orang lain. Ibu yang sedang hamil juga dapat menularkan virus ini ke janin melalui pembuluh darah.

Ada kalanya pengidap rubella belum tahu bahwa dirinya terinfeksi, tetapi sudah dapat menyebarkan virus ini ke orang lain. Ini karena orang yang mengidap rubella dapat menyebarkan infeksinya ke orang lain sejak 10 hari sebelum gejala seperti ruam muncul, hingga satu sampai dua minggu setelah ruam hilang. Mengingat hal ini, maka sebaiknya orang yang sedang mengidap rubella tidak keluar rumah agar tidak menularkan penyakitnya pada orang lain.

Oleh karena penyakit ini masih banyak terjadi, juga di negara lain, maka orang yang akan bepergian ke luar negeri, terutama wanita hamil, perlu memeriksakan diri lebih dulu dan mendapatkan vaksin untuk mencegah rubella, jika belum pernah divaksin di masa kecil.