Loading…
Penyakit A-Z

Rubella

Rubella sebenarnya adalah penyakit yang tidak terlalu parah, jika dialami oleh orang yang tidak hamil dan imunokompeten. Beberapa wanita penderita rubella mengeluhkan adanya radang sendi pada jari-jari, pergelangan tangan dan lutut yang secara umum berlangsung selama 1 bulan. Pada kasus yang sangat jarang, rubella dapat mengakibatkan otitis media (peradangan telinga tengah) dan radang otak (ensefalitis).

Wanita hamil yang mengalami rubella, terutama pada trimester pertama kehamilan, berisiko tinggi menularkan rubella pada janinnya sehingga janin mengalami Congenital Rubella Syndrome (CRS) antara lain:

  • Tuli sensorineural, yang terdeteksi di kemudian hari
  • Lesi mata, termasuk katarak.
  • Penyakit jantung kongenital, seperti: patent ductus arteriosus (PDA) dan stenosis arteri pulmonalis
  • Ukuran kepala yang relatif lebih kecil
  • Hambatan pertumbuhan janin.
  • Hepatosplenomegali dan gangguan hati.
  • Perubahan tulang.
  • Retardasi mental

 

Anak-anak yang terlahir dengan CRS dapat mengalami penyakit-penyakit ini di kemudian hari: diabetes mellitus tipe 1, gangguan tiroid dan pembengkakan di dalam otak yang menyebabkan gangguan mental dan gerakan.