Loading…
Penyakit A-Z

Keputihan

Masalah keputihan merupakan salah satu masalah yang paling umum dialami oleh seluruh perempuan. Namun sayangnya, keputihan yang bermasalah sering diacuhkan. Padahal, keputihan yang wajar (fisiologis) dapat berubah menjadi keputihan yang tidak wajar (patologis) bila luput dari perhatian.

Bila tidak ditangani dengan baik, masalah keputihan dapat berakibat fatal seperti kemandulan dan kehamilan ektopik (kehamilan di luar kandungan). Selain itu, keputihan dapat menjadi tanda dan gejala awal dari kanker leher rahim.

Berikut ini merupakan perilaku-perilaku yang baiknya diterapkan guna menghindari masalah keputihan:

  • Menjaga kebersihan daerah vagina.
  • Membilas vagina dengan cara yang benar.
  • Hindari menggunakan bedak pada organ kewanitaan dengan tujuan menjaga vagina tetap harum dan kering sepanjang hari.
  • Selalu keringkan vagina sebelum berpakaian.
  • Jangan menggunakan pakaian dalam milik orang lain atau menggunakan handuk bersamaan dengan teman perempuan yang lain.
  • Menggunakan pakaian dalam yang bersih dan kering. Apabila basah atau lembab, cobalah untuk segera mengganti pakaian dalam dengan yang kering dan masih bersih (belum digunakan).
  • Untuk pakaian luar, penggunaan celana jeans tidak dianjurkan karena pori-pori kain tersebut sangat ketat. Pilihlah rok atau celana yang nyaman dan memungkinkan sirkulasi udara terjadi dengan baik di sekitar organ intim.
  • Ketika sedang menstruasi, sering-sering lah ganti pembalut. Apabila pembalut dirasakan sudah terlalu penuh, lembab, dan tidak nyaman, maka segeralah untuk mengganti pembalut dengan yang baru.
  • Gunakan panty liner hanya bila sangat dibutuhkan dan tidak untuk waktu yang terlalu lama. Misalnya saat berpergian ke luar rumah dan lepas segera ketika sudah sampai di rumah. Jangan lupa pula untuk rajin menggantinya bila dirasa sudah terlalu terlalu lembab.
  • Lebih berhati-hatilah dalam menggunakan toilet umum. Siapkan tisu untuk membersihkan dudukan toilet sebelum digunakan.
  • Terapkan gaya hidup sehat yang terdiri dari: cukup tidur, berolahraga secara teratur, dan makan makanan dengan gizi seimbang.
  • Hindari mitra seksual yang melakukan seks bebas (berhubungan seks tidak hanya dengan pasangannya).
  • Bagi wanita yang telah melakukan hubungan seksual, setiap tahun harus melakukan pemeriksaan pap smear untuk mendeteksi sel-sel di mulut dan leher rahim. Selain itu, pemeriksaan pap smear juga dapat memastikan bahwa Anda memiliki alat kelamin yang sehat.
  • Segera lakukan perencanaan untuk pengobatan setelah menemukan adanya kelainan pada organ kelamin Anda.

Perlu diingat, keputihan tidak hanya terjadi pada wanita, tetapi pria juga bisa mengalaminya. Jika salah satu pasangan memiliki keputihan abnormal, segera periksakan diri Anda ke dokter untuk mendapatkan pengobatan. Pasalnya, jika hanya salah satu mendapatkan pengobatan, maka pasangan seks akan tetap dapat menularkan bakteri ke mitra seks mereka.

 

Sumber:

Facebook Comments