Loading…
Penyakit A-Z

Jerawat

Tanda dan gejala jerawat bervariasi tergantung pada keparahan kondisi dan jenis jerawat yang dialami. Jerawat dapat dibedakan menjadi dua jenis, yaitu jerawat tanpa peradangan dan jerawat dengan peradangan.

 

Jerawat Tanpa Peradangan

Jerawat jenis ini tidak berwarna merah meradang dan tidak terasa menyakitkan. Namun apabila tidak ditangani dengan baik, jerawat tanpa peradangan ini dapat bertumbuh kembang menjadi jerawat yang meradang. Jerawat tanpa peradangan terdiri dari microcomedones (komedo yang belum berkembang), komedo hitam, dan komedo putih.

Gejala akan munculnya jerawat tanpa peradangan ini adalah munculnya benjolan-benjolan kecil di permukaan kulit yang membuat tekstur kulit yang tidak merata. Komedo yang belum bertumbuh kembang tidak mudah terlihat, namun mereka akan membuat kulit terasa kasar (sandpapery). Meskipun tidak parah dan tidak menyakitkan, jerawat tanpa peradangan ini dapat berkembang menjadi jerawat yang meradang bila kondisi kulit semakin tidak sehat.

Bintik jerawat yang tingkat keparahannya paling rendah berbentuk komedo hitam atau pun komedo putih. Keberadaan komedo hitam paling mudah dikenali karena warnanya yang gelap dan letaknya yang berada di pori-pori yang terbuka sehingga dapat terlihat jelas. Sedangkan, komedo putih tampak seperti titik benjolan berwarna keputihan yang jika ditekan akan keluar massa padat berwarna putih yang merupakan hasil tumpukan sel kulit mati dan minyak.

 

Jerawat Disertai Peradangan

Jerawat peradangan adalah jenis jerawat yang berada dalam tingkatan yang cukup parah, ditandai dengan warna kemerahan yang terasa menyakitkan. Gejala akan munculnya jerawat jenis ini akan mudah terlihat karena tampak kemerahan, disertai pembengkakan, dan iritasi pada kulit, juga beberapa jerawat ada yang membuat pengerasan kulit khas tanda jerawat akan muncul.

Jerawat disertai peradangan ini memiliki tingkat keparahan, dari sangat ringan sampai sangat parah. Beberapa penderita jerawat yang meradang akan mengalami hanya jerawat jenis pustul, sementara penderita jerawat yang lain ada yang mengalami jerawat kista yang terlihat sangat mengkhawatirkan. Jerawat kista adalah bentuk paling serius dari jerawat meradang. Penderita jerawat meradang adalah memiliki risiko mengalami kerusakan kulit dan terbentuknya jaringan parut. Berikut penjelasan lebih lengkapnya.

  • Papul. Papul adalah benjolan bersifat padat yang berada di atas kulit. Papul berukuran sebesar kepala jarum sampai kacang polong. Papul dapat berwarna putih, merah, kekuning-kuningan, atau kuning-kecokelatan.
  • Pustul. Mirip dengan papul, namun memiliki ujung putih di tengah, yang disebabkan oleh penumpukan nanah.
  • Nodul. Nodul adalah jenis benjolan yang menyakitkan dengan ukuran jauh lebih besar dibandingkan dengan papul. Nodul terbentuk jauh di dalam kulit dan membutuhkan waktu lama untuk mengalami penyembuhan.
  • Kista. Kista adalah jenis jerawat yang paling parah. Jerawat kista berbentuk benjolan berisi nanah besar yang terlihat mirip dengan bisul dan memiliki risiko menyebabkan jaringan parut permanen pada kulit.

 

Jika Anda memiliki masalah jerawat di tahap ringan atau sedang, Anda mungkin memiliki kondisi kulit yang berminyak dan memiliki komedo baik pada wajah, punggung, dada atau pun di daerah bahu. Kondisi jerawat komedo bisa semakin parah menjadi kemerahan atau berisi nanah jika kulit meradang. Kadang-kadang, bintik-bintik jerawat yang meradang tersebut bisa terasa menyakitkan dan panas. Pada jerawat kista, kulit yang meradang menjadi lebih dalam meradang dan disebut sebagai acne conglobata. Tapi hal ini jarang terjadi.

 

KAPAN HARUS KE DOKTER?

Sebaiknya Anda berkonsultasi dengan dokter umum atau dokter spesialis kulit Anda apabila:

  • Terdapat bekas luka jerawat yang menetap setelah jerawat mengalami penyembuhan
  • Jerawat bertambah besar dan keras, atau berisi cairan
  • Anda mengalami gejala lain yang mengkhawatirkan seperti tumbuhnya rambut wajah pada wanita (hirsutisme)
  • Jerawat Anda muncul setelah Anda mengkonsumsi pengobatan tertentu yang diberikan oleh dokter
  • Jerawat Anda mulai muncul dan mungkin disebabkan oleh paparan cairan kimia atau substansi lainnya
  • Pengobatan mandiri yang sudah Anda lakukan di rumah tidak dapat menyelesaikan masalah jerawat yang Anda alami

 

Pada jerawat yang disebabkan oleh keadaan medis tertentu, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter spesialis penyakit dalam (internis). Sedangkan pada anak kecil yang mengalami jerawat yang mengkhawatirkan, Anda dapat melakukan konsultasi dengan dokter spesialis anak.

Anda harus meminta pertolongan medis segera apabila setelah menggunakan produk kulit, Anda menunjukkan tanda dan gejala alergi seperti kesulitan bernapas, pembengkakan di daerah sekitar mata, wajah, bibir, atau lidah, perasaan tercekik, dan pingsan.