Loading…
Penyakit A-Z

Hipertensi

Meski tekanan darah tinggi berbahaya karena memiliki risiko untuk memicu munculnya penyakit kronis, tetapi kabar baiknya adalah risiko komplikasi tekanan darah  tinggi dapat dicegah dengan mengelola gaya hidup sehat. Perubahan gaya hidup bermula dari cara-cara sederhana yang dilakukan sehari-hari di bawah ini.

  • Menjaga berat badan normal. Periksa apakah Anda memiliki kelebihan berat badan atau tidak baik dengan menggunakan kalkulator indeks massa tubuh (IMT) ataupun dengan memeriksakan diri ke dokter atau ahli gizi. Kelebihan berat badan dapat memperberat beban jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh sehingga memicu peningkatan tekanan darah. Mengurangi kelebihan berat badan akan membuat perbedaan besar terhadap kesehatan tubuh secara keseluruhan.
  • Pola makan sehat. Mengurangi konsumsi makanan dan minuman tertentu ternyata dapat berdampak besar dalam mencegah tekanan darah tinggi.
    • Batasi konsumsi garam dalam makanan hingga tidak lebih dari 1,5 gram per hari atau setara dengan satu sendok teh penuh. Semakin banyak garam yang Anda konsumsi, semakin tinggi tekanan darah Anda.
    • Konsumsi lebih banyak sayur dan buah segar. Targetkan mengonsumsi setidaknya 5 porsi per hari.
    • Konsumsi lebih banyak makanan berserat seperti pasta, roti, ataupun beras gandum utuh.
    • Batasi atau hentikan konsumsi minuman keras. Minuman keras dalam jumlah tinggi dalam jangka panjang memicu tekanan darah tinggi.
    • Konsumsi lebih banyak ikan dan daging unggas, serta produk susu rendah lemak.
    • Mengonsumsi lebih banyak makanan mengandung kalium dapat membantu mengontrol tekanan darah.
    • Kurangi konsumsi makanan yang mengandung lemak trans dan lemak jenuh.
    • Batasi konsumsi kafein dalam kopi, termasuk juga cola, minuman berenergi, dan teh. Konsumsi kafein lebih dari 4 cangkir kopi per hari berisiko memicu tekanan darah tinggi.
  • Tetap aktif. Targetkan melakukan olahraga setidaknya 2,5 jam per minggu seperti berjalan kaki, berenang, atau bersepeda. Apabila tidak berolahraga, setidaknya usahakan agar tubuh tetap aktif setiap hari dengan melakukan kegiatan seperti berbelanja, memasak, atau berjalan kaki ke tempat kerja.
  • Berhenti merokok. Merokok dalam jangka panjang mempercepat terjadinya penyempitan pembuluh darah dan meningkatkan risiko penyakit jantung dan paru. Perpaduan kebiasaan merokok dan tekanan darah tinggi akan meningkatkan risiko terjadinya penyakit-penyakit kronis datang lebih cepat.
  • Istirahat cukup. Usahakan untuk tidur setidaknya enam jam per hari. Kurang tidur dalam jangka panjang dapat menjadi faktor pemicu meningkatnya risiko tekanan darah tinggi.
  • Mengelola stres. Sebisa mungkin hindari stres dengan melakukan aktivitas-aktivitas seperti meditasi, yoga, latihan menarik napas panjang, hingga melakukan hal-hal yang disukai dan membuat rileks.

 

Jika Anda berisiko mengalami tekanan darah tinggi, ada baiknya Anda memiliki alat pengukur tekanan darah sendiri di rumah untuk memantau tekanan darah secara teratur.