Loading…
Penyakit A-Z

Hipertensi

Tekanan darah tinggi umumnya tidak disertai dengan gejala apapun sehingga seringkali tidak terdeteksi secara dini dan dapat membahayakan jika diketahui terlambat ketika sudah mencapai tahap serius. Meski jarang, tetapi beberapa gejala yang dapat dirasakan oleh sebagian pengidap tekanan darah tinggi antara lain adalah:

  • Sakit kepala hebat.
  • Sesak napas.
  • Perasaan cemas hebat.

 

Sejak usia 18 tahun ke atas, Anda dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan tekanan darah Anda setidaknya dua tahun sekali. Apabila Anda berusia 18 – 39 tahun dan berisiko tinggi mengidap tekanan darah tinggi, atau berusia lebih dari 40 tahun tanpa adanya risiko tekanan darah tinggi, sebaiknya Anda memeriksakan tekanan darah Anda setidaknya setahun sekali. Pemeriksaan ini bisa jadi lebih rutin jika Anda memiliki faktor risiko lain atau mengidap penyakit kardiovaskular yang berhubungan dengan organ jantung dan pembuluh darah.

Pemeriksaan sebaiknya dilakukan pada kedua lengan dibanding satu lengan untuk dilihat perbedaannya. Selain itu meski dapat dilakukan di apotek atau tempat lain, tapi pemeriksaan tekanan darah yang dilakukan selain di tempat praktik dokter atau rumah sakit berisiko tidak akurat karena sarana pengukuran yang kurang tepat. Pada akhirnya, untuk mengurangi risiko keterlambatan pendeteksian tekanan darah tinggi, periksakan tekanan darah Anda meski Anda sedang merasa sehat dan tidak merasakan gejala mencurigakan.

 

KAPAN HARUS KE DOKTER?

Jangan ragu untuk menghubungi dokter Anda apabila terjadi keadaan-keadaan di bawah ini:

  • Tekanan darah Anda lebih dari 140/90 mmHg pada setidaknya pada dua kali pengukuran.
  • Anda mengalami efek samping pengobatan hipertensi yang diberikan kepada Anda.
  • Tekanan darah Anda biasanya terkontrol dengan baik, tetapi secara tiba-tiba meningkat di atas normal setidaknya pada dua kali pengukuran.
  • Tekanan darah Anda melebihi 180/100 mmHg dan disertai dengan keluhan sakit kepala hebat dan pandangan kabur, yang mungkin menunjukkan gejala krisis hipertensi. Krisis hipertensi adalah sebuah kegawatdaruratan medis yang harus mendapatkan tatalaksana segera.

 

Tekanan darah Anda dapat diperiksa di tempat praktik dokter, klinik, rumah sakit, sebagian apotek, dan bisa jadi di tempat kerja. Untuk diagnosis dan tatalaksana hipertensi, Anda dapat melakukan konsultasi ke dokter umum, dokter spesialis penyakit dalam, atau dokter spesialis jantung (apabila tekanan darah tinggi sudah menyebabkan komplikasi ke organ jantung).