Loading…
Hipertensi, Kehamilan

Garam, Pelezat Masakan Penyebab Hipertensi


Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone
salt-1073252_640

Hipertensi atau penyakit darah tinggi adalah sebuah penyakit kronis di mana tekanan darah pada dinding arteri (pembuluh darah bersih) mengalami peningkatan. Tak boleh dianggap sepele, pasalnya hipertensi dapat “diam-diam” merenggut sebuah nyawa. Ini dikarenakan, hipertensi kerap dialami tanpa gejala.

Salah satu langkah perlindungan diri dari bahaya penyakit hipertensi, adalah dengan rutin mengecek tekanan darah. Idealnya, manusia dewasa hingga manula, memiliki angka tekanan darah sistolik sebesar 86 hingga 120 mmHg dan tekanan diastolik sebesar 80 hingga 89 mmHg. Anda tidak perlu panik bila saat pemeriksaan tekanan darah Anda terhitung tinggi. Angka tekanan darah dapat dipengaruhi dari jenis kegiatan yang dilakukan. Namun, Anda perlu waspada bila mendapatkan hasil yang sama tinggi di setiap kali pemeriksaan dalam jangka waktu yang dekat. Itu dapat menjadi penanda bahwa Anda memang mengalami tekanan darah tinggi.

Terlalu banyak mengasup makanan dan minuman yang tinggi kandungan garam merupakan salah satu penyebab utama seseorang mengalami sakit akibat tekanan darah tinggi. Apakah Anda salah satunya? Bila ya, segeralah kurangi garam pada makanan Anda.

Terlalu sering mengonsumsi makanan tinggi garam bisa dilihat dari seberapa sering Anda merasakan kurang asin atau gurih pada sebuah masakan. Bila tidak segera mengurangi garam pada asupan harian, maka beragam penyakit kronis siap mengintai, salah satunya tekanan darah tinggi.

Jumlah garam yang Anda asup memiliki efek langsung pada tekanan darah Anda. Garam membuat tubuh mengikat kandungan air. Jika Anda makan terlalu banyak garam, air tambahan yang disimpan dalam tubuh Anda meningkatkan tekanan darah. Jadi, semakin banyak garam yang Anda asup, maka akan semakin tinggi pula tekanan darah Anda. Semakin tinggi tekanan darah Anda, semakin besar tekanan darah yang disuplai ke jantung, arteri (pembuluh darah), ginjal dan otak.

Bila tekanan darah meningkat maka suplai darah ke jantung dapat menjadi berkurang sehingga dapat menyebabkan nyeri dada hingga serangan jantung mendadak. Itu sebabnya, hipertensi atau penyakit tekanan darah tinggi ini juga disebut sebagai penyakit yang mematikan karena dapat merenggut nyawa.

Penyakit darah tinggi pun dapat menyebabkan seseorang mengalami pikun secara dini (demensia) hingga stroke apabila pasokan darah ke otak berkurang. Demikian pula bila organ ginjal yang mengalami kekurangan pasokan darah akibat tekanan darah tinggi, maka efek yang didapat adalah kerusakan fungsi ginjal yang berujung dengan gagal ginjal permanen.

Oleh karenanya, menjaga tekanan darah agar senantiasa berada di angka normal dengan mengurangi asupan tinggi garam merupakan sebuah langkah pencegahan penyakit-penyakit kronis yang telah disebutkan. Dalam beberapa minggu di awal mungkin Anda akan merasa setiap masakan tidak ada rasa atau hambar. Namun selanjutnya, Anda akan terbiasa mengonsumsi asupan minim garam dan justru bisa terkesima mengetahui betapa asinnya makanan-makanan Anda sebelumnya. Selamat mencoba!

Sumber: mayo clinic, web MD, bloodpressureuk.org

Facebook Comments