Loading…
Penyakit A-Z

Ejakulasi Dini

Ejakulasi dini merupakan salah satu bentuk paling umum masalah disfungsi seksual yang dialami kaum laki-laki. Ejakulasi dini adalah ejakulasi yang terjadi sebelum atau sesaat setelah penetrasi seksual, tanpa daya untuk mengontrolnya. Gejala utama ejakalusi dini adalah ejakulasi yang terjadi saat pelaku seks belum ingin mengalami ejakulasi namun tidak mampu untuk menundanya selama lebih dari satu menit setelah penetrasi. Sebagian besar kasus ejakulasi dini masih belum memiliki penyebab yang jelas. Tetapi kebanyakan kasus ejakulasi dini disebabkan oleh depresi, stres, masalah dalam hubungan percintaan, dan kecemasan. Walaupun penyebab lainnya seperti gangguan hormon, peradangan/infeksi pada saluran kemih dan prostat, cedera saraf, maupun gangguan organ tiroid juga mungkin terjadi.

Ejakulasi dini yang tanpa disertai dengan keadaan medis lainnya biasanya tidak memerlukan pemeriksaan rutin. Tetapi dokter mungkin akan melakukan pemeriksaan air seni atau kadar hormon darah apabila dicurigai adanya gangguan kesehatan yang mendasarinya. Tatalaksana ejakulasi dini terdiri dari terapi perilaku, teknik “start-stop”, anestesi topikal, dan obat-obatan oral. Untuk mencegah terjadinya ejakulasi dini, Anda dianjurkan untuk menghentikan konsumsi rokok, alkohol, dan obat-obatan psikotropika. Beberapa komplikasi yang mungkin terjadi akibat ejakulasi dini adalah stress dan masalah keharmonisan dengan pasangan, serta kesulitan untuk mencapai pembuahan oleh pasangan yang ingin mendapatkan keturunan.

 

Definisi Ejakulasi Dini

Sebuah penelitian yang melibatkan 500 pasangan dari 5 negara yang berbeda menyatakan bahwa waktu rata-rata yang dibutuhkan untuk ejakulasi adalah kurang lebih 5,5 menit.

Ejakulasi dini adalah ejakulasi yang terjadi sebelum atau sesaat setelah penetrasi seksual, tanpa daya untuk mengontrolnya. Ejakulasi dapat terjadi dengan rangsangan seksual minimal dan sebelum si pelaku seksual dan pasangannya harapkan. Ejakulasi dapat mengakibatkan hubungan seksual menjadi tidak memuaskan bagi si penderita dan pasangan seksualnya. Sehingga hubungan seksual dipenuhi rasa cemas yang justru semakin memperburuk keadaan ini.

Ejakulasi dini merupakan salah satu bentuk paling umum masalah disfungsi seksual yang dialami kaum laki-laki. Masalah ini telah banyak mempengaruhi setiap pria pada beberapa titik dalam hidupnya. Anda mungkin mengalami masalah ejakulasi dini apabila:

  • Selalu atau hampir selalu mengalami ejakulasi dalam waktu kurang lebih satu menit setelah penetrasi
  • Merasa tidak mampu menunda ejakulasi setiap kali berhubungan
  • Merasa tertekan dan frustrasi, dan cenderung menghindari keintiman seksual sebagai hasilnya

Kedua faktor psikologis dan biologis memiliki peranan dalam ejakulasi dini. Meskipun banyak pria merasa malu untuk membicarakannya, ejakulasi dini adalah kondisi umum dan dapat diobati. Obat-obatan, konseling dan beberapa teknik seksual untuk menunda ejakulasi atau kombinasi dari langkah-langkah tersebut dapat membantu meningkatkan kualitas seksual bagi Anda dan pasangan Anda.