Loading…
Artikel, Diet

Buah Pome hingga Blueberry: Apakah Benar-benar Superfood?


Share on FacebookShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedInEmail this to someone
Buah Pome hingga Blueberry: Apakah Benar-benar Superfood?

Banyak makanan kini diklaim sebagai superfood atau makanan yang mengandung nutrisi super lebih banyak dan lebih berkhasiat dibanding makanan lain. Apakah klaim-klaim ini selalu benar?

 

Tak dapat dipungkiri, istilah superfood sebenarnya adalah ide pemasaran untuk menjual makanan tertentu yang diklaim lebih kaya manfaat dibanding yang lain. Di Eropa, label superfood dilarang dicantumkan kecuali didukung penelitian yang dapat dipercaya. Mari cermati kembali beberapa makanan yang sering dilabeli superfood ini dan simak sisi lainnya secara medis.

 

Blueberry

Blueberry disebut super karena kaya akan antioksidan yang melindungi tubuh dari penyakit yang berhubungan dengan penuaan seperti Alzheimer’s dan juga kanker. Buah ini juga disebut kaya akan phytonutrients yang menetralkan radikal bebas pemicu kerusakan sel dan penuaan dini. Penelitian menemukan bahwa ekstrak bluberry, anthocyanins, memang terbukti dapat mengurangi kadar radikal bebas.

Meski demikian, belum jelas bagaimana komponen ini dapat diserap oleh tubuh manusia sehingga dapat berperan sebagai pelindung sel tubuh. Sementara penelitian tentang manfaat blueberry terhadap daya ingat dan kemampuan otak manusia hingga saat ini baru dilakukan pada hewan dan manusia dalam kelompok kecil. Namun bagaimanapun, menambahkan blueberry dalam menu harian seperti sereal untuk diet tetap dapat menjadi kebiasaan yang menyehatkan.

 

Minyak ikan

Ketertarikan orang pada bahan ini bermula dari penelitian pada orang Eskimo yang lebih sedikit mengalami stroke dan serangan jantung, antara lain diduga karena mengonsumsi minyak ikan. Selain mengandung asam lemak omega-3, vitamin D, B, protein, dan selenium, minyak ikan seperti makarel, sarden, dan salmon disebut membantu melawan kanker prostat, demensia, dan penyakit kardiovaskular. Meski kemungkinan manfaat ini telah dikonfirmasi oleh beberapa penelitian, tetapi konsumsi minyak ikan tetap harus dibatasi terutama pada ibu hamil dan menyusui, serta anak-anak dan balita.

 

Buah pomegranate

Buah pomegranate atau buah pome dikenal dengan bentuk bijinya yang menyerupai permata merah. Buah yang digunakan sebagai bahan pengobatan di Timur Tengah sejak ribuan tahun ini diklaim efektif menangani tekanan darah tinggi, penyakit jantung, peradangan, dan beberapa jenis kanker seperti kanker prostat.

Penelitian terhadap manfaat buat pome sejauh ini masih dilakukan pada hewan. Belum jelas manfaatnya jika diterapkan terhadap manusia. Sementara penelitan pada sekelompok manusia yang mengonsumsi buah pome secara teratur selama beberapa waktu memang menunjukkan penurunan tekanan darah. Tetapi hasil ini juga belum dapat digeneralisasi lebih lanjut.

Meski demikian, buah ini tetap sehat untuk dikonsumsi karena kaya vitamin A, C, E, serat, dan zat besi. Selain itu lebih baik untuk mengonsumsi jus buah pome olahan sendiri daripada mengonsumsi jus kemasan yang sering mengandung gula tambahan.

 

Spirulina

Spirulina adalah sejenis rumput laut yang diklaim mengandung protein hingga 60% yang terdiri dari asam amino. Bahan ini diklaim dapat berperan sebagai obat untuk menangani penyakit jantung dan gangguan metabolisme, serta diabetes, kolesterol tinggi, juga berperan dalam penurunan berat badan. Hal yang tidak banyak diketahui orang, spirulina yang sering tersedia dalam bentuk suplemen ini merupakan bentuk dari cyanobacterium, yang juga menghasilkan racun seperti microcystins. Beberapa suplemen telah ditemukan terkontaminasi oleh racun tersebut.

 

Biji chia

Chia adalah biji dari tanaman Salvia hispanica dari Mexico. Bahan ini disebut-sebut mengandung asam lemak omega-3, protein, serat, karbohidrat, antioksidan, dan kalsium. Biji ini dengan mudah dapat ditambahkan pada menu harian seperti sereal, sayur, nasi, saus, dan minuman seperti yogurt. Perlu penelitian lebih lanjut untuk mengonfirmasi klaim manfaat chia untuk menurunkan berat badan. Tetapi biji ini tentu dapat menjadi alternatif gandum utuh yang membantu perut kenyang lebih lama sekaligus sumber antioksidan yang dapat diandalkan.

 

Pada intinya, tidak ada satu makanan yang akan mencukupi seluruh kebutuhan manusia akan semua nutrisi yang diperlukan untuk mencegah penyakit. Bahkan, berfokus hanya pada makanan tertentu dapat menyebabkan manusia cenderung tidak menerapkan pola makan sehat yang meliputi nutrisi dari berbagai makanan. Daripada bergantung pada satu makanan, lebih baik fokus pada gaya hidup sehat dan pola makan kaya buah dan sayur.

 

Cek Disini : Jual Superfood Online Jakarta

Facebook Comments